Serat
Wedhatama adalah Sastra tembang atau kidungan jawa karya Mangkunegara IV
Wedhatama (berasal dalam bahasa Jawa; Wredhatama) yang berarti serat
(tulisan/karya) wedha (Ajaran) tama (keutamaan/utama) Wedhatama merupakan ajaran
luhur untuk membangun budi pekerti dan olah spiritual bagi kalangan raja-raja
Mataram, tetapi diajarkan pula bagi siapapun yang berkehendak
menghayatinya.
Wedhatama menjadi salah satu dasar
penghayatan bagi siapa saja yang ingin “laku” spiritual dan bersifat universal
lintas kepercayaan atau agama apapun. Karena ajaran dalam Wedhatama bukan lah
dogma agama yang erat dengan iming-iming ersu dan ancaman neraka,
melainkan suara hati nurani, yang menjadi “jalan setapak” bagi siapapun yang
ingin menggapai kehidupan dengan tingkat spiritual yang tinggi. Mudah diikuti
dan dipelajari oleh siapapun, diajarkan dan dituntun step by step secara rinci.
Puncak dari “laku” spiritual yang diajarkan serat Wedhatama adalah; menemukan
kehidupan yang sejati, lebih memahami diri sendiri, manunggaling kawula-Gusti.
Serat Wedhatama dan terjemahan bebas :
PUPUH I
P A N G K U R
01 Mingkar-mingkuring ukara, akarana karenan mardi siwi, sinawung resmining
kidung, sinuba sinukarta, mrih kretarta pakartining ilmu luhung,kang tumrap ing
tanah Jawa, agama ageming aji.